Nasional

Ahok Tersangka, Tuduhan Jokowi Melindungi Dinilai Tak Terbukti

JAKARTA, KOMPAS.com – Langkah Badan Reserse Kriminal Polri yg memutuskan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnana sebagai tersangka dalam perkara penistaan agama dinilai sudah membuktikan bahwa kepolisian telah bekerja secara obyektif dan profesional.

Hal ini juga membuktikan bahwa perkara tersebut tak berkorelasi dengan kepentingan politik Presiden Joko Widodo, sebagaimana yg dituduhkan berbagai pihak.

“Tuduhan bahwa Presiden Jokowi melakukan intervensi dalam perkara dugaan penistaan agama oleh Ahok juga dengan sendirinya juga gugur,” kata Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Muradi, Kamis (17/11/2016).

Muradi menambahkan, kanalisasi perkara dugaan penistaan agama oleh Ahok cuma pada proses hukum yg obyektif dan adil, menegaskan bahwa unsur kepentingan politik tak lagi saling berkaitan.

Oleh karena itu, menjadi tak lagi relevan seandainya rencana unjuk rasa yg mulai dikerjakan pada 25 November 2016 tetap dilakukan.

“Sehingga seandainya pun tetap dilakukan, maka dugaan bahwa aksi-aksi yg mulai dikerjakan tersebut mulai tetap dianggap memiliki agenda politik lain, tak sekedar melakukan penegakan hukum yg adil buat ahok,” kata Muradi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sendiri telah berulang kali menegaskan bahwa ia tak mulai melindungi Ahok dalam masalah yg menjeratnya.

Pernyataan ini disampaikan ketika Jokowi bersilaturahmi dengan para ulama dan tokoh agama. (Baca: Di Depan Pimpinan Ormas Islam, Jokowi Tegaskan Lagi Tidak Lindungi Ahok)

Kompas TV Ketua MUI: Presiden Tak Akan Intervensi Kasus Ahok

Sumber: http://nasional.kompas.com