Bintan Kepri Tanjungpinang

Alamak!! Praktek Fardu Kifayah STAI SAR Gunakan Boneka Bekas, Mahasiswa Pertanyakan Uang 33 Juta Rupiah ?

Bintan (IT) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam(STAI) Sultan Abdurahman(SAR) menduga bahwa kampus tersebut syarat akan korupsi dana pungutan yang tidak jelas.

Hal ini di sebabkan oleh Sekitar 60 orang mahasiswa merasa di rugikan oleh pungutan Fardu Kifayah yang di lakukan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) sebesar Rp 550 ribu per orang.

Hal tersebut di ungkapkan oleh para mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya, Fardu Kifayah ini sendiri merupakan program yang di wajibkan untuk mahasiswa semester akhir.

“Saya tidak tahu bang, untuk apa fardu kifayah itu katanya wajib tapi tapi tidak pernah dimasukan ke Lirs(Lembaran Isian Rencana Studi,red),”Paparnya.

Hal ini dikesalkan , karena alat praktik yang dipakai untuk praktik fardu kifayah ini adalah alat yang di pakai para alumni.

“Iya bang, kain perlengkapan dan boneka yang di pakaipun dari alumni itu pun cuma 1 ganti – gantian,”Kesalnya.

Pihaknya pun tidak diberi klarifikasi kemana arah dana praktik fardu kifayah ini yang di perkirakan mencapai Rp 33 juta.

Hingga berita ini terbitkan media ini belum mendapat keterangan dari pihak kampus terkait hal ini.(Red)