Nasional

Belum Masa Kampanye, Bawaslu Tak Bisa Tindak Lanjuti Laporan Terkait Ahok

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad mengatakan,  Bawaslu ketika ini tidak memiliki wewenang buat menindaklanjuti laporan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ke Bawaslu DKI Jakarta.

ACTA melaporkan bakal calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yg menyitir kitab suci ketika kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, minggu lalu.

“Kami tak memiliki wewenang buat menindaklanjuti laporan yg telah masuk terkait pernyataan tersebut karena ketika ini belum masa kampanye,” kata Muhammad, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Muhammad mengatakan, sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, Bawaslu baru dapat menindaklanjuti laporan terkait pernyataan Ahok seandainya hal itu terjadi di masa kampanye.

(Baca: Dilaporkan ke Bawaslu karena Kutip Ayat dari Kitab Suci, Ini Tanggapan Ahok)

Meski demikian, Bawaslu bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mengkaji permasalahan tersebut.

Ia mengatakan, situasi politik mendekati masa kampanye harus tetap kondusif.

“Saya harap hal ini tidak berkepanjangan dan di masa kampanye nanti mampu tetap kondusif supaya pilkada mampu berjalan lancar tanpa adanya hambatan berupa kampanye yg memakai SARA,” lanjut Muhammad.

Sebelumnya Ahok sempat menyebut surat Al-Maidah ayat 51 ketika kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

(Baca: Ahok Bantah Menghina Kitab Suci)

Saat itu, dia menyatakan tak memaksa warga Kepulauan Seribu buat memilih dirinya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ucapannya ini dianggap dua pihak sebagai penistaan agama.

Namun, Ahok tak merasa demikian. Ia justru balik menganggap orang-orang yg memanfaatkan Surat Al Maidah-lah yg sudah menistakan agama.

Kompas TV Ahok Akan Laporkan Dana Kampanye ke KPU

Sumber: http://nasional.kompas.com