Teknologi

Bos Facebook Bikin Robot Serupa Asisten “Iron Man”

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = “//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.3”; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

KOMPAS.com –“Selamat pagi, Jarvis,” kata Zuckerberg begitu bangkit dari kasur. “Selamat pagi Mark. Ini hari Sabtu, jadi Anda cuma milik 5 jadwal rapat. Suhu ruang diatur di angka 20 derajat Celsius,” balas sebuah suara yg tak jelas dari mana asalnya.

Itulah sepotong dialog antara Mark Zuckerberg dengan robot berkecerdasan buatan (Artificial Intellligence, AI) bernama “Jarvis”. Video interaksi Zuckerberg dengan Jarvis diunggah oleh sang pelopor sekaligus CEO Facebook pekan ini.

Jarvis adalah AI yg dirancang sendiri oleh Zuckerberg selama sesuatu tahun, buat berperan sebagai asisten. Berbentuk aplikasi mobile, Jarvis bisa melakukan berbagai kegiatan yg diminta oleh sang majikan melalui perintah suara. Perintah-perintahnya seperti mematikan lampu, memutar film, hingga mengajak main anak Zuckerberg, Max.

Nama Jarvis agaknya terinsporasi dari robot asisten digital Tony Stark (Robert Downey Jr.) dalam film Iron Man, yg memiliki sebutan serupa. Di film tersebut, Jarvis yaitu singkatan dari nama lengkap “Just A Rather Very Intelligent System”.

Suara Jarvis ala Zuckerberg diisi oleh aktor kawakan Morgan Freeman. Dia juga memasukkan suara aktor Arnold Schwarzenegger sebagai selingan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Kamis (22/12/2016).

Dalam sebuah posting di Facebook, Zuckerberg menceritakan proses penciptaan Jarvis yg dibikinnya sendiri sebagai salah sesuatu proyek pribadi buat dipenuhi di tahun 2016. Dia turut menjelaskan apa saja teknologi yg ada di belakang kecerdasan buatan itu.

“(Jarvis) Menggunakan dua teknik artificial intelligence, termasuk pemrosesan suara alami, pengenalan dialog dan wajah, serta reinforcement learning yg ditulis dalam bahasa Python, PHP, dan Objective C,” papar Zuckerberg yg memulai karir sebagai programmer.

Selain dengan suara, Jarvis juga mampu menerima instruksi dari Zuckerberg lewat pesan teks yg dikirimkan dengan Facebook Messenger. Kemampuan Jarvis kemudian didemonstrasikan lewat dramatisasi dalam video yg diunggah Zuckerberg.

Zuckerberg juga mengunggah video kedua yg menceritakan awal mula pengerjaan Jarvis di kediamannya. Video selengkapnya dapat dilihat di tautan ini dan tautan ini.

 

Sumber: http://tekno.kompas.com