Nasional

Dari “Khrisna Murti Berwajah Kaka Slank” Hingga Komentar Surya Paloh, Ini Berita Kemarin Yang Perlu Anda Tahu

Berita-berita kemarin masih didominasi berbagai isu terkait politik. Beberapa berita di luar politik, misal soal kabar kemenangan tim bola voli putri Indonesia di ajang internasional, sempat mewarnai pemberitaan kemarin. Juga berita unik seperti perburuan manik-manik dan kabar seorang sopir Uber yg memakai nama tidak jelas.

Jika Anda tidak sempat mengikuti berita-berita kemarin, berikut ini 5 berita kemarin yg perlu Anda simak.

1. Putri Indonesia Taklukkan Jepang 3-0

BAIRNSDALEVOLLEYBALL.COM Ilustrasi Bola Voli

Tim putri Indonesia memetik kemenangan pada hari pertama Turnamen Internasional Bola Voli Indoor Putri Piala VTV ke-13 di Competition Hall Ha Nam, Vietnam, Sabtu (8/10/2016). Mereka mengalahkan Jepang 3-0 (25-8, 25-20, 25-16).

Aprilia Manganang dan kawan-kawan menang gampang pada set pertama. Servis dari Yolana Betha Pengestika pada set pertama hingga mendapatkan 14 poin buat menjadikan keunggulan 14-0.

Namun, pada set kedua dan ketiga tim asuhan Rudi Iskandar akan mendapat perlawanan dari Chinzei Gakuin High School Nagasaki, Jepang. Demikian rilis yg diterima dari PB PBVSI.

“Anak-anak mengendurkan permainan sehingga Jepang dapat bangkit dan memberikan perlawanan pada set kedua dan ketiga,” kata pelatih yg juga manajer tim, Rudi Iskandar, usai pertandingan.

Ikuti berita selengkapnya di sini.

2. Uber Berhentikan Sopir “Khrisna Murti Berwajah Kaka Slank”

Nama “Bareskrim Khrisna Murti” muncul sebagai sopir di aplikasi Uber. Anehnya, foto profil yg terpasang malah memperlihatkan wajah vokalis band Slank, Akhadi Wira Satriaji atau kerap disapa Kaka.

Anomali itu dilaporkan netizen bernama Andre Sumual melalui akun Twitter personalnya (@AndreOPA). Andre juga melaporkan sopir sudah melakukan perjalanan (on trip) tanpa menjemput penumpangnya.

“Mhn pnjelasan @Uber_IDN ttg driver UBER yang bs On Trip tanpa bnr2 ambil tamu. Gmn rekruitmennya? dlm aplikasi bernm Bareskrim Khrisna Murti,” tulis Andre di akun Twitter-nya, Jumat (8/10/2016).

Tak jelas apakah dia sendiri yg mendapati sopir beridentitas palsu tersebut atau mendapat cerita dari orang lain.

Baca selengkapnya di sini.

3. Arkeolog: Manik-manik di Lahan Bekas Karet Diduga Berasal dari Zaman Megalitikum

Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati Manik manik dan dua barang yg ditemukan di lahan bekas tanaman karet yg diduga berasal dari masa megalitikum

Manik-manik yg diburu warga di lahan perkebunan Glenmore diduga berasal dari zaman megalitikum dan diperkirakan berusia 8.500 sebelum masehi (SM).

Hal tersebut dijelaskan Bayu Ari Wibowo, arkeolog Museum Blambangan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi kepada Kompas.com, Sabtu (8/10/2016).

“Biasanya manik-manik tersebut adalah bekal kubur yg disertakan dalam sarkofagus di dalam peti batu pemakaman prasejarah pada zaman megalitikum sekitar 8.500 sebelum masehi. Bisa jadi manik-manik tersebut berasal dari zaman tersebut,” jelas Bayu.

Ia menjelaskan tak dapat melakukan observasi awal karena keadaan tanah telah teraduk oleh warga sehingga tak dapat mengetahui keadaan awal artefak tersebut.

Bayu mengatakan, pada zaman tersebut, manik-manik yg disertakan sebagai bekal kubur memperlihatkan strata sosial manusia yg meninggal. Semakin tinggi strata sosialnya, maka ukuran manik-manik yg disertakan lebih besar serta memakai batu-batuan yg lebih bagus.

Baca berita selengkapnya di sini. http://regional.kompas.com/read/2016/10/08/17360111/arkeolog.manik-manik.di.lahan.bekas.karet.diduga.berasal.dari.zaman.megalitikum

4. Trump Minta Maaf Menyusul Ucapan Sangat Vulgar tentang Kaum Wanita

AP Donald Trump

Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS), Donald Trump, meminta maaf menyusul beredarnya video yg memperlihatkan dia mengucapkan hal-hal yg sangat vulgar dan kasar mengenai kaum perempuan.

“Ini adalah percakapan pribadi. Bill Clinton mengucapkan hal yg lebih buruk saat kalian sedang bermain golf. Saya meminta maaf seandainya ada pihak yg tersinggung,” kata Trump dalam siaran pers resmi kampanyenya, Jumat (7/10/2016).

Capres Partai Republik yg selalu diguncang rentetan skandal itu dipaksa mengambil langkah defensif setelah sebuah video yg dirilis Washington Post menunjukkan dia mengucapkan hal-hal yg “mengerikan” mengenai perempuan.

Baca selengkapnya di sini.

5. Pameran Rumah Rp 100 Jutaan Digelar di Senayan

Arimbi Ramadhiani Pembukaan Pameran Real Estate Ekspo 2016 di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/9/2016).

Organisasi pengembang Real Estat Indonesia (REI) menggelar pameran properti Real Estat Ekspo 2016 di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.

Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofjan Djalil serta Direktur Jenderal Penyediaan perumahan Syarif Burhanuddin membuka pameran tersebut secara resmi.

Pameran yg ke-30 ini diselenggarakan selama 8 hari yakni akan dari 8-16 Oktober 2016. Rumah-rumah yg dijual dalam pameran tersebut dibanderol akan dari Rp 100 jutaan.

“Rumah program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan) juga ada di sini, tak cuma menengah ke atas,” ujar Ketua REI Eddy Hussy ketika pembukaan pameran Real Estat Ekspo 2016, Sabtu (8/10/2016).

Pameran ini, kata Eddy, bertepatan dengan sejumlah kebijakan pemerintah yg tengah mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah sesuatu kebijakan yg baru dikeluarkan adalah amnesti pajak dan pelonggaran Loan to Value (LTV).

Baca selengkapnya di sini.

 

6. Surya Paloh: Enggak Mungkin Rontok Bangsa Ini kalau Ahok Tidak Menang

KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (pakaian hitam) datang di Lampung bagi melantik pengurus DPW Partai Nasdem Provinsi Lampung, Sabtu (8/10/2016).

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tak mempermasalahkan bila Basuki Tjahaja Purnamaatau Ahok kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Menurut Paloh, partainya tak cuma memberikan perhatiannya pada Pilkada Jakarta, tapi juga seratus daerah yang lain yg melaksanakan pilkada serentak pada 15 Februari 2017.

“Enggak mungkin rontok bangsa ini kalau Ahok tak menang, masih ada pemilihan kepala daerah di tempat yang lain yg juga harus diperhatikan,” kata Paloh di Bandarlampung, Sabtu (8/10/2016).

Ia menilai wajar bila Pilkada DKI Jakarta menjadi sorotan nasional. Masyarakat di daerah yang lain tentu menginginkan agar pembangunan di Ibu Kota berlangsung baik. Jakarta juga menjadi barometer perpolitikan nasional.

Meski demikian, pembangunan di daerah yang lain pun perlu mendapat perhatian serupa.

“Pilkada DKI memang mulai jadi perhatian, tapi jangan lupakan juga pilkada di daerah yang lain yg sama pentingnya,” kata Paloh.

Simak berita lengkapnya di sini.

Sumber: http://nasional.kompas.com