Nasional

Demokrat Akan Laporkan Balik Alumni HMI Ke Bareskrim

JAKARTA, KOMPAS.com – Partai Demokrat mulai melaporkan balik Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi ke Bareskrim Polri, Jumat (11/11/2016).

Pelaporan ini merespons Alumni HMI yg melaporkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bareskrim Polri, Kamis (10/11/2016).

“Besok (Jumat) divisi hukum dan advokasi mulai melaporkan yg bersangkutan ke Bareskrim dugaan pelanggaran Pasal 317 KUHP tentang pengaduan dan pemberitahuan palsu dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin ketika dihubungi, Kamis.

Amir menambahkan, laporan tersebut mulai disampaikan oleh kepala divisi hukum dan advokasi, Didi Irawadi.

“Sebagai pelaksana di lapangan,” sambungnya.

(Baca: Alumni HMI Laporkan SBY ke Bareskrim, Ini Komentar Demokrat)

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilaporkan Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

SBY dianggap melakukan tindak pidana penghasutan ketika mengatakan informasi di kediamannya di Cikeas, Bogor, Selasa (2/11/2016).

Saat itu, Presiden keenam RI itu menyikapi aksi unjuk rasa sejumlah ormas Islam yg mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Koordinator Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi, Mustaghfirien, menduga, pidato SBY tersebut mengandung hasutan dan kebencian.

(Baca: SBY: Kalau Pendemo Diabaikan, sampai Lebaran Kuda Masih Ada Unjuk Rasa)

Hal itu, kata Mustaghfirien, telihat dalam kalimat SBY, “Kalau (pendemo) sama sekali tak didengar, diabaikan, sampai Lebaran kuda masih ada unjuk rasa itu.”

Mustaghfirien menilai, kalimat tersebut sudah memprovokasi masyarakat yg ingin melakukan aksi damai bagi berbuat anarkistis.

“Awal penyampaian itu cinta damai, tapi setelah dipelajari pada pidato SBY itu mengandung hasutan dan kebencian kepada etnis tertentu,” kata Mustaghfirien di Kantor Bareskrim, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis.

Namun, berkas tersebut belum ditindaklanjuti secara resmi sebagai laporan polisi (LP) karena banyak pula laporan yg masuk ke Kepolisian, sehingga baru dikerjakan penyampaian berkas.

(Baca: Alumni HMI Laporkan SBY ke Polisi karena Dianggap Provokatif)

Kompas TV SBY: Saya Dianggap Terlibat Konspirasi soal Munir? Come On!

Sumber: http://nasional.kompas.com