Nasional

Demokrat Sibuk, Sanksi Untuk Ruhut Ditunda

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Darizal Basir mengatakan, rekomendasi Komite Pengawas Demokrat belum diterima pihaknya. Sebab, Demokrat kini tengah mempersiapkan sejumlah agenda nasional.

Namun, ia memastikan sanksi mulai tetap dijatuhkan karena Ruhut sudah melakukan pelanggaran etik.

“Belum sampai (rekomendasinya). Karena partai pun sedang sibuk menyiapkan Rakernas. Sebagian pengurus juga sedang mempersiapkan Pilkada,” ujar Darizal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2016).

“Yang pasti Ruhut ini telah melakukan pelanggaran etik. Tapi etiknya sekarang ini dinilai sedang atau berat nih tinggal itu saja pendalamannya,” sambungnya.

(baca: Ruhut Sitompul: Kalau Dipecat dari Demokrat, Aku Akan Jadi Ahok Kedua)

Ia menegaskan, dari segi etika, sikap Ruhut telah dianggap salah. Terutama karena bertentangan dengan keputusan partai.

Ruhut bahkan masuk ke dalam tim pemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI.

(baca: Alasan Tim Pemenangan Ahok-Djarot Pilih Ruhut Sitompul Jadi Jubir)

Padahal, partainya mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

“Bagaimana kalian menegakan nilai-nilai kehormatan organisasi. Kalau kalian tak dispilin dan kami tak loyal dengan keputusan partai, ya lebih baik kami berada di luar partai aja,” ucapnya.

Komisi Pengawas Partai Demokrat sudah menentukan rekomendasi sanksi buat Ruhut Sitompul. Rekomendasi tersebut sudah diserahkan kepada Dewan Kehormatan, Jumat (7/10/2016).

(baca: Senin Ini, Demokrat Umumkan Sanksi bagi Ruhut)

Rekomendasi itu telah diteruskan kepada Ketua Umum buat langsung diputuskan.

“Saya kira paling lambat Senin telah ada berita dari Wanhor atau DPP Partai Demokrat,” ujar Ketua Komwas Partai Demokrat, Ahmad Yahya melalui pesan singkat, Minggu (9/10/2016).

Namun, Yahya enggan membeberkan rekomendasi sanksi dari Komwas buat Ruhut. Menurut dia, keputusan tersebut bersifat rahasia dan Wanhor yg berwenang menetapkan bagi kemudian diumumkan oleh DPP.

Kompas TV Demokrat Siapkan Sanksi bagi Ruhut Sitompul

Sumber: http://nasional.kompas.com