Gubernur Resmikan Pameran Pembangunan 2015

info Tanjungpinang – Gubernur Kepri Muhammad Sani meresmikan Pameran Pembangunan Provinsi Kepri Tahun 2015 di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Kamis (5/2). Pameran ini diselenggarakan, sempena dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Pada kesemparan itu, Gubernur juga meresmikan 10 proyek strategis yang dibangun oleh Pemprov Kepri di Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri.

“Semula rencannya pemerani ini dilakukan pada hari jadi Provinsi Kepri 2014 lalu. Akan tetapi mengingat ada Hari Pers Nasional, maka disejalankan dengan kegiatan ini,” ujar Gubernur dalam sambutan resminya saat pembukaan Pameran Pembangunan.

Adapun 10 proyek yang diresmikannya pada kesempatan ini merupakan proyek-proyek penting yang dibangun Pemprov Kepri di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Selain ini, masih ada beberapa proyek yang lainnya yang akan resmikan secara langsung.

“Tanpa terasa Duo HMS, hampir mendekati akhirnya. Dan sekarang sudah memasuki tahun kelima. Kami berusaha melakukan pembangunan demi pembangunan. Yang hasilnya bisa dilihat secara langsung dalam pameran pembangunan ini,” jelas Gubernur yang pernah menyabet gelar Bintang Maha Putra Utama di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Pria yang pernah duduk sebagai Bupati Karimun tersebut juga mengklaim kalau selama kepemimpinan mereka sudah ada beberapa keberhasilan. Dalam konsep pembangunan, pihaknya selalu memfokuskan pada leyanan dasar. Dan ini sudah berjalan dengan baik. Diakuinya yang menjadi kendala, adalah masalah kewenangan. Karena tidak semua kewenangan pembangunan bisa dilakukan Provinsi.

“Kalau boleh kami sudah ada beberapa keberhasilan. Walupun masih ada yangh belum bisa terpenuhi. Perlu disadari, tidak semua kewenangan itu berada di Provinsi,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut katanya, untuk kepentingan masyarakat pihaknya selalu berupaya untuk memenuhi apa yang menjadi ekspektasi masyarakat. Seperti rumah sakit, pihaknya juga mengupayakan disetiap Kabupaten/Kota Pemprov Kepri memiliki Rumah Sakit. Saat ini, pihaknya juga telah membangunan kerjsama dengan RS Angkatan Laut Tanjungpinang. Menurutnya, ada dua pelayanan dasar yang menjadi prioritas dimasa yang akan datang. Yang pertama adalah bagaimana kelancaran tranpsotasi laut. Pada pertemua dengan Menteri Perhubungan beberapa waktu lalu, ia sudah melaporkan permasalah-permasalahan untuk pengembangan konektiviti Provinsi Kepri.

“Saya laporakan rencana pembangunan konektiviti kita kepada Kemenhub beberapa waktu lalu. Hampir semua kegiatan bisa terpenuhi. Terutama pelabuhan, Daik, Subi, Serasan, Jemaja, dan Sedanau. Alhamdulillah pada tahun ini tol laut kita akan diselsaikan menteri perhubungan. Ditambah, dua lapangan terbang di Letung dan Dabo,” jelasnya lebih lanjut.

Masih menurut Gubernur, masalah konektiviit sudah berjalan, walupun pada perjalannya ada hal-hal yang harus dikembangkan. Selain itu adalah dibidang infrastraktur. Sejak Duo HMS menjabat kata Gubernur, masalah listrik dan air adalah tekad yang akan dituntaskan. Apalagi keduanya merupakan kebutuhan dasar, yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat.

Terkait masalah listrik, dalam pandangannya sudah bisa terjawab sebelum berakhirnya jabatan Duo HMS. Apalagi beberapa waktu lalu, pelaksanaan interkoneksi Batam Bintan sudah ditarik kabel bawah lautnya. Meskipun belum bisa terselesaikan sepenuhnya. Akan tetapi, dengan teralirinya sistem interkoneksi itu nanti, tentunya masalah pemadaman bergilir akan teratasi.

“Artinya sebelum jabatan kami berakhir, listrik sudah terjawab. Sehingga nantinya listrik tidak hidup mati lagi seperti sekarang ini. Kedua masalah air minum, juga sudah mulai terjawab. Apalagi kalau Waduk Kawal berhasil dibangun, maka terjawablah semuanya,” papar suami Aisyah Sani tersebut.

Ditambahkannya, selanjutnya adalah masalah pengentasan kemisikan. Selam empat tahun ini, pihak sudah berusaha keras. Bahkan tingkat kemiskinan di Provinsi Kepri dari waktu kewaktu terus menurun jumlahnya. Sampai akhir jabatan ini, pihaknya juga bertekad untuk merampungkan 20 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH). Hadir pada momen ini wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, Bupati Bintan Ansar Ahmad, walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kepala SKPD, FKPD, tokoh masyarakat dan sebagainya. Pameran sendiri berlangsung dengan sangat ramai pengunjung. Dan pameran ini akan berakhir hingga 9 Februari mendatang. (Humas)

You might like

About the Author: infotanjungpinang

Hati perlu iman, otak perlu ilmu. Marilah kita beriman dan berilmu. Indahnya hidup berkah dengan berbagi ilmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *