Kepri Tanjungpinang

Guru se-Kota Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013

info Tanjungpinang – Pemerintah telah memberlakukan kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013/2014 dan telah mengimplementasikannya secara bertahap di beberapa sekolah yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Implementasi kurikulum 2013 dimulai dari kelas I, IV, VII dan X. Dan pada tahun ajaran 2014/2015 semua sekolah wajib mengimplementasikan kurikulum 2013 untuk kelas I, II, III,V, VII,VIII,X,IX. Selanjutnya tahun ajaran 2014/2015 semua sekolah dan semua tingkat pendidikan wajib mengimplementasikan kurikulum 2013 mulai dari kelas I sampai IX.

Guru se-Kota Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013
Guru se-Kota Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 ( illustrasi: satelitpost.co )

Untuk Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, mengadakan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Peserta pelatihan itu terdiri dari 560 guru SMA/MA dan SMK Negeri dan Swasta se Kota Tanjungpinang. Kemudian 292 guru SD dan sebanyak 108 orang guru SMP.

Pelatihan akan dilaksanakan selama 5 hari dengan pola 52 jam pelajaran. Untuk waktu pelaksanaan pelatihan implementasi 2013, SD dan SMP dari tanggal 16 Juni s/d 20 Juni 2014. Sementara untuk SMA/SMK akan dimulai dari tanggal 10 s/d 14 Juni 2014.

Kegiatan pelatihan itu akan dilaksanakan di dua tempat, untuk SD /SMA dan SMK bertempat di hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, sementara untuk SMP dipusatkan di SMPN 4 Tanjungpinang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Drs. HZ. Dadang AG mengatakan, pelatihan itu bertujuan agar terjadi pola fikir dan kemampuan guru dalam proses pembelajaran di kelas mulai dari mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran pada kurikulum 2013 dengan baik dan benar.

Pelatihan tersebut resmi di buka Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, dengan ditandai pemasangan tanda peserta, di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Senin, 9 Juni 2014.

Menurut Syahrul, pendidikan ada dalam dua hal yang sangat mendasar, yaitu  pertama terkait dengan akses untuk mendapatkan pendidikan dan yang kedua terkait kualitas yang dalam hal ini sangat dipengaruhi oleh kesedian dan kualitas guru, kurikulum, sarana dan prasarana.

Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Tanjungpinang sebagai kota pendidikan yang berakar pada budaya melayu.

Terkait dengan pelatihan implementasi kurikulum 2013 ini, kata Syahrul guru sebagai pelaku pelayan pendidikan dan masyarakat,  harus terus mendukung program pemerintah tuntas wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dan rintis wajib belajar pendidikan 12 tahun.

Pada tahun pelajaran 2014/2015 kurikulum 2013 wajib dilaksanakan diseluruh Indonesia mulai jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, menengah atas dan kejurua. Karena itu, tahun ajaran 2014/2015 merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas guru, kepala sekolah, dan pengawas selain itu juga merupakan momentum untuk melakukan penataan sistem perbukuan pelajaran sebagai wujud implementasi kurikulum 2013.

Ia berharap para guru dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mensukseskan implementasi kurikulum 2013. Karena melalui kurikulum 2013 para siswa akan memiliki kompetensi secara utuh yang mencakupi sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Hal itu dalam rangka mempersiapkan generasi emas, yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif, mampu berpikir orde tinggi, berkarakter, serta cinta dan bangga menjadi bangsa Indonesia. (NA)

 

Sumber : Humas Pemko Tanjungpinang