Tanjungpinang

Hidup Nyaman di Kota Tanjungpinang

infoTanjungpinang – Budaya di Kota Tanjungpinang yang beragam inilah yang membuatnya unggul dibanding daerah lain karena memiliki potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi, namun karena kehidupan sosial politiknya mempunyai jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang telah terangkai sejak dulu, kehidupan yang dijalani hingga kini pun mampu bertahan dalam suasana yang harmonis penuh toleransi dan tenggang rasa.

Hidup Nyaman di Kota TanjungpinangDitengah krisis moral yang dilatarbelakangi isu SARA yang terjadi beberapa waktu yang lalu disejumlah wilayah di NKRI, situasi Kota Tanjungpinang masih terbilang aman terkendali.

Bagaimana tidak, sebagai kota dengan penduduk yang heterogen dimana masyarakatnya bagai rangkuman potret kebhinekaan yang terdiri dari seluruh suku bangsa di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tidak sedikitpun masyarakat Kota Tanjungpinang terpancing dengan provokasi untuk mengikuti langkah yang sama yang dilakukan oleh sejumlah oknum untuk melakukan aksi unjuk rasa yang dapat menyebabkan perpecahan dikalangan masyarakat kita yang majemuk.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, SH saat menghadiri pengajian bulanan yang rutin dilaksanakan oleh Perserikatan Sosial Masyarakat Minang Maimbau (PSMM), di Gedung Minang Maimbau, Jum’at 913/1) malam.

Sebagai putra daerah, Lis sangat bangga akan kemajemukan yang ada di Kota Tanjungpinang. “Nilai luhur yang senantiasa harus ditanamkan dalam masyarakat adalah kesetaraan dalam perbedaan”. Ujarnya.

“Keanekaragaman budaya di Kota Tanjungpinang dapat dikatakan memiliki keunggulan dibandingkan daerah-daerah lainnya karena Tanjungpinang mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Salah satunya ya PSMM ini.” Katanya lagi.

Dibawah kepemimpinannya bersama H. Syahrul, Kota Tanjungpinang menjelma menjadi kota yang layak dan pantas untuk ditinggali karena suasananya yang harmonis jauh dari konflik.

Selain PSMM yang merupakan wadah silaturahim warga Minang di perantauan, masih banyak juga perkumpulan suku-suku lainnya di Kota Tanjungpinang. PSMM sendiri, seperti yang diungkapkan oleh Sutan Muhammad Isa selaku Ketua Harian PSMM, dibentuk sebagai gabungan persatuan antar kabupaten/kota di Sumatera Barat untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama warga suku Minang.

Disela-sela acara, Lis juga memberikan bantuan berupa perangkat pakaian adat yang diterima langsung oleh Ketua PSMM.

Bantuan ini, seperti yang diungkapkan oleh Walikota, merupakan bentuk kepedulian Pemko Tanjungpinang dalam upayanya menjaga kerukunan antar suku yang ada di Kota Tanjungpunang demi mewujudkan kehidupan yang berbingkai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Sutan Muhammad selaku Ketua Harian PSMM mengatakan bahwa PSSM merupakan wadah silaturahim antar warga Minang yang berada diperantauan untuk mempererat tali persaudaraan. PSMM sendiri merupakan gabungan persaudaraan antar Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.

Acara turut dihadir Kepala Kesbangpol Penmas, Drs. Wan Kamar, Camat Tanjungpinang Barat, Boby Wira Satria, Lurah Kemboja, M. Tri Putranto, serta Kabag Humas dan Protokol, Faisal Pahlevi, S. STP.***

Sumber: Humas Kota Tanjungpinang