Kepri Tanjungpinang

Jangan Coba Bermain Anggaran RTLH

Info Tanjungpinang – Jangan Coba Bermain Anggaran RTLH. Tahun 2015 ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengalokasikan dana dari APBD untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 300 penerima manfaat, dan jumlah dana bantuan yang akan diberikan untuk satu Kepala Keluarga, per unitnya sebesar Rp. 17.000.000 (tujuh belas juta rupiah).

Jangan Coba Bermain Anggaran RTLH
Jangan Coba Bermain Anggaran RTLH

“ Kepada pendamping dan Lurah-Lurah dari 18 Kelurahan, harus benar-benar melaksanakan program ini, jangan sampai ada penyimpangan, apalagi coba-coba bermain dengan anggaran tersebut, kalau ada yang coba-coba bermain, segera laporkan ke saya sebagai penanggungjawab program ini, untuk segera saya tindaklanjuti,” Tegas Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Tanjungpinang.

Hal itu disampaikan Syahrul, saat membuka Acara Sosialisasi Bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2015, di Aula Komplek Embung Fatimah, Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Senin (14/09) pagi tadi.

Menurut Syahrul, program ini telah dimulai sejak tahun 2011 lalu, pemerintah kota tanjungpinang melalui dinsosnaker telah melaksanakan rehabilitasi sosial RTLH, sebanyak 1.778 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di 18 Kelurahan, termasuk rehabilitasi RTLH melalui bedah kampung sebanyak 190 RTS.” Kata Syahrul

Untuk penerima manfaat tahun ini, sambung Syahrul, telah melalui tahap verivikasi dari Camat dan Lurah, semuanya telah sesuai dengan prosedur,” Bapak/Ibu harus bersyukur, karena mendapatkan rejeki ini, mudah-mudahan dana yang disalurkan nanti, dapat digunakan secara maksimal “.Ucapnya

Akhir September ini, Kata Syahrul, TKPK Provinsi Kepri, akan kembali menggelar rapat penyampaian progress program penanggulangan kemiskinan, untuk itu, Syahrul minta, kepada dinas KPPKE, Dinas Kesehatan, Dinas pendidikan, BPPPKAB, dan Dinsosnaker, agar segera merealisasikan program-program yang ditangani dari masing-masing SKPD.”Tutup Syahrul

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang, Drs. Surjadi, MT, menyampaikan bahwa, tujuan dilaksanakan kegiatan ini, adalah untuk mengsingronisasikan antara penerima manfaat, pendamping, serta dinas sosial, apa yang menjadi hak dan kewajiban kita,” Acara ini, untuk menyamakan persepsi diantara kita, agar tujuan bisa dicapai, selain itu, kita bisa meminimalisirkan penyimpangan-penyimpangan yang mungkin akan terjadi pada saat pelaksanaan rehabilitasi RTLH tersebut “. Ungkapnya

Surjadi menjelaskan, dengan kondisi keuangan yang terjadi saat ini, Alhamdulillah, Walikota dan Wakil Walikota tetap berkomitmen, untuk mengalokasikan dana pada program penggulangan kemiskinan di kota tanjungpinang,” Tahun ini, pemko mengalokasikan dana dari APBD sebanyak 300 RTLH, dan kami sudah sampai pada tahap pembagian kelompok, kemudian proses pembukaan rekening, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, bisa dilakukan pencairan anggaran untuk fisiknya,”Jelasnya

Sosialisasi yang berlangsung selama dua hari 14 s.d 15 September 2015, diikuti sebanyak 318 peserta, terdiri dari 300 peserta penerima manfaat, dan 18 orang pendamping program RTLH.

Turut hadir pada acara itu, jajaran Kepala SKPD pemko tanjungpinang, Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH, yang juga ketua K3S Kota Tanjungpinang, Komandan Kodim 0315/Bintan, Camat, Lurah, serta penerima manfaat program RTLH.

Sumber : Humas Kota Tanjungpinang