Keluhan Pelanggan PDAM Tirta Kepri

Info Tanjungpinang – Keluhan Pelanggan PDAM Tirta Kepri. Pelanggan PDAM Tirta Kepri mengeluhkan kualitas air yang didistribusikan ke rumahnya. Pasalnya, belum lama ini warga menemukan air yang bercampur pasir dengan konstur warna hitam. Hal ini dialami Patar Sianipar warga Perum Permata Karisma Batu 8 Atas Tanjungpinang. Menurut bapak dua anak itu, kualitas air PDAM sangat buruk. Dua minggu terakhir, air yang mengalir ke rumahnya berwarna hitam. Ada pasir hitam halus yang keluar bersama air PDAM. ”Sudah hitam, keruh juga, macam beli air parit,” ketusnya.

Keluhan Pelanggan PDAM Tirta Kepri
Keluhan Pelanggan PDAM Tirta Kepri

Buruknya kualitas air PDAM, bukan sekali ini dikeluhkannya. Karena airnya yang keruh dan terkadang berbau, ia tidak menggunakan air PDAM untuk memasak dan minum.

”Padahal, namanya kan PDAM, M-nya itu minum,” katanya.

Seharusnya, katanya, air yang didistrubusikan ke pipa pelanggan adalah air yang kualitasnya baik. Sehingga bisa juga untuk diminum.
Karena kualitas airnya buruk, ia mengaku membeli air galon untuk memasak dan minum.

”Sekarang sudah tak ngalir lagi. Tak tahu apa sebabnya,” pungkasnya.

Dirut PDAM Tirta Kepri Abdul Kholik membantah jika pihaknya tidak menjaga kualitas air PDAM. Selama ini, PDAM Tirta Kepri selalu menjaga kualitas air yang dihasilkan. Misalnya dengan melakukan pemeriksaan secara periodik sebulan sekali, kemudian mengambil sampel ke masyarakat untuk diuji coba di laboratorium.

”Kita punya lab sendiri. Kita juga membawa sampel untuk diuji di Sucofindo di Batam,” sebutnya menambahkan, pihaknya juga memiliki tenaga-tenaga ahli yang berkompeten menangani masalah kualitas air.

Untuk masalah air pelanggan yang berwarna kehitaman, ia menduga mungkin ada pipa pelanggan yang pecah, bocor atau rusak dan terbenam di parit sehingga air parit masuk ke dalam pipa PDAM. ”Sekian ribu pelanggan di sana, kami belum menerima laporan. Kalau satu, tidak bisa,” ujarnya.

Kalau air keruh, ia menjelaskan biasanya disebabkan faktor air bakunya. Kondisi hutan yang sudah gundul membuat air yang dihasilkan kurang baik. Kemudian, pengerjaan penggalian pipa dan perbaikan pipa juga bisa menyebabkan air yang didistribusikan ke pelanggan kurang baik. ”Silakan lapor, nanti kita cek apa masalahnya,” sarannya.

Ditanya soal pemeliharaan pipa mengingat banyak pipa yang usianya sudah uzur, ia mengaku memang banyak pipa yang perlu peremajaan dan pemeliharaan sehingga perlu dilakukan pergantian pipa seperti pipa di daerah pasar yang kondisinya banyak masalah, salah satunya berada di bawah rumah warga.

Sumber : Humas Kota Tanjungpinang

You might like

About the Author: Redaktur

sumber informasi maupun berita dari wartawan yang bertugas dilapangan dan dipublish oleh tim redaktur. sebagian pemberitaan dari rilis atau lansiran media lokal, nasional maupun internasional.