Nasional

Masa Jabatan Anggota DPR Dan DPRD Diminta Dibatasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Ahmad Riza Patria mengusulkan, agar masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan DPRD dibatasi.

Hal itu dinilai bagi membagi kekuasaan sekaligus buat meningkatkan hubungan dengan konstituen.

“Supaya kekuasaan ada batasnya. Presiden saja dibatasi agar kekuasaannya dibagi dengan yg lain,” kata Riza ketika diskusi bertajuk Penataan Alokasi Kursi Daerah Pemilihan dan Pembentukan Daerah Pemilihan di Jakarta, Minggu (9/10/2016).

Sebagai usulan, buat anggota DPRD masa jabatannya cukup beberapa kali. Sedangkan buat anggota Dewan Perwakilan Rakyat bisa sampai empat kali menjabat.

Ia menjelaskan, dengan adanya pembatasan itu, maka seorang anggota perlu menjaga relasi dengan konstituen mereka dengan baik.

(baca: Politisi Gerindra Usul Jumlah Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Ditambah Jadi 570)

Sebab, nantinya karier mereka mulai berjenjang, apabila memang menginginkan bagi tetap di parlemen.

Ia mencontohkan, saat telah beberapa periode sebagai anggota DPRD kabupaten/kota, maka ia harus naik level menjadi anggota DPRD provinsi.

Begitu pula seandainya telah berada di level provinsi, maka mereka harus naik ke tingkat pusat seandainya telah beberapa periode.

“Misalnya aku di DPRD Tangerang, begitu menjadi anggota DPRD aku berpikir cuma beberapa periode, maka aku harus bersilaturahim, membagi rezeki. Karena di periode ketiga aku harus ke Banten,” ujarnya.

Ia menambahkan, seandainya masa jabatan seorang anggota tak dibatasi, dikhawatirkan mulai timbul hal negatif. Sebab, anggota tersebut mulai mengetahui seluk beluk pemerintahan dengan baik.

“Kalau sampai 4-5 periode, mulai semakin detail tahu kekuasaan, dan ini berbahaya,” kata dia.

Nantinya, ia mengatakan, apabila ada anggota Dewan Perwakilan Rakyat yg sudah empat periode menjabat, maka dirinya mampu pindah ke jenjang eksekutif.

Namun, seandainya hal itu tak tercapai, maka anggota tersebut mampu turun kembali ke masyarakat buat menjadi tokoh di daerah masing-masing.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Nasional

Masa Jabatan Anggota DPR Dan DPRD Diminta Dibatasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Ahmad Riza Patria mengusulkan, agar masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan DPRD dibatasi.

Hal itu dinilai bagi membagi kekuasaan sekaligus buat meningkatkan hubungan dengan konstituen.

“Supaya kekuasaan ada batasnya. Presiden saja dibatasi agar kekuasaannya dibagi dengan yg lain,” kata Riza ketika diskusi bertajuk Penataan Alokasi Kursi Daerah Pemilihan dan Pembentukan Daerah Pemilihan di Jakarta, Minggu (9/10/2016).

Sebagai usulan, buat anggota DPRD masa jabatannya cukup beberapa kali. Sedangkan buat anggota Dewan Perwakilan Rakyat bisa sampai empat kali menjabat.

Ia menjelaskan, dengan adanya pembatasan itu, maka seorang anggota perlu menjaga relasi dengan konstituen mereka dengan baik.

(baca: Politisi Gerindra Usul Jumlah Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Ditambah Jadi 570)

Sebab, nantinya karier mereka mulai berjenjang, apabila memang menginginkan bagi tetap di parlemen.

Ia mencontohkan, saat telah beberapa periode sebagai anggota DPRD kabupaten/kota, maka ia harus naik level menjadi anggota DPRD provinsi.

Begitu pula seandainya telah berada di level provinsi, maka mereka harus naik ke tingkat pusat seandainya telah beberapa periode.

“Misalnya aku di DPRD Tangerang, begitu menjadi anggota DPRD aku berpikir cuma beberapa periode, maka aku harus bersilaturahim, membagi rezeki. Karena di periode ketiga aku harus ke Banten,” ujarnya.

Ia menambahkan, seandainya masa jabatan seorang anggota tak dibatasi, dikhawatirkan mulai timbul hal negatif. Sebab, anggota tersebut mulai mengetahui seluk beluk pemerintahan dengan baik.

“Kalau sampai 4-5 periode, mulai semakin detail tahu kekuasaan, dan ini berbahaya,” kata dia.

Nantinya, ia mengatakan, apabila ada anggota Dewan Perwakilan Rakyat yg sudah empat periode menjabat, maka dirinya mampu pindah ke jenjang eksekutif.

Namun, seandainya hal itu tak tercapai, maka anggota tersebut mampu turun kembali ke masyarakat buat menjadi tokoh di daerah masing-masing.

Sumber: http://nasional.kompas.com