Kepri Tanjungpinang

Peluang Besar Bagi Pemuda Indonesia Menguasai Pasar ASEAN

info Tanjungpinang – Peluang Besar Bagi Pemuda Indonesia Menguasai Pasar ASEAN. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi menegaskan jika pemuda Indonesia berpeluang besar untuk menguasai pasar ASEAN. Hal ini dikarenakan terdapat 118 pemuda usia produktif di Indonesia atau sekitar 38 persen jumlah usia produktif yang ada di seluruh Asean.

Peluang Besar Bagi Pemuda Indonesia Menguasai Pasar ASEAN“Indonesia ini dapat bonus dari segi demografi. Berdasarkan data ada 118 juta usia produktif di Indonesia, dan angka itu merupakan 38 persen dari seluruh usia produktif yang ada di ASEAN. Dengan kondisi tersebut Pemuda Indonesia akan mampu menguasai pasar ASEAN,” kata Imam Nahrawi ketika menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tingkat Nasional, Rabu (28/10/2015) di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Ditegaskan Imam juga bahwa Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan bentuk penghargaan untuk para pemuda di masa lalu. Yang mana pada 1928 para pemuda telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda yang fenomenal sampai sekarang.

“Jauh sebelum Indonesia merdeka para pemuda kita membawa perubahan besar dengan tekad dan keberanian yg besar tanpa membedakan suku, agama, ras. Mereka hanya menyuarakan satu yakni Indonesia,” ujar Imam.

Semangat persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air membuat pada pemuda saat itu berkumpul, berikrar suci, demi cita-cita luhur RI. Oleh karena itu perjuangan pemuda ketika itu patut di apresiasikan dan diperingati.

Adapun tema yang diangkat dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini adalah ‘Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu Untuk Bumi ini’.

Dijelaskan Imam tema ini. Sendiri didasari oleh dua hal antara lain; pertama adalah pola kemasyarakatan menuju modernisasi dengan kemajuan teknologi dan informasi. Hal ini wajib di waspadai karena selain dampak positif tentu dampak negatif perlu di hindari seperti pornografi dan narkoba.

“Dengan gerakan revolusi mental ini, kita ingin membangun karakter pemuda kita yang kuat, kokoh dalam menghadapi berbagai masalah. Kedua, pengendalian Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak maksimal, bisa kita lihat bencana asap yang melanda kita saat ini menjadi contoh, oleh karena itu saya menggugah semangat pemuda untuk ambil bagian dalam penanggulangan dan pengelolaan SDA yang benar,” terang Imam.

Tema revolusi mental ini diharapkan akan membangun karakter pemuda yang berkualitas demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mari kita tumbuhkan semangat mandiri, kuat, kokoh, berkarakter tangguh, tidak putus asa dan semangat tentunya dalam menghadapi apapun demi Bangsa Kita, Negara kita, yakni Indonesia,” tegas Imam diakhir amanatnya.

Tampak hadir di barisan kursi VIP pada kesempatan ini Pj. Gubernur Kepri Agung Mulyana, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak beserta para anggota, Para Pimpinan FKPD, SKPD dan tokoh-tokoh masyarakat,”.