Kepri Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Kembangkan Kecamatan Gerakan Sayang Ibu

info Tanjungpinang – Untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui kegiatan yang berdampak terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi, Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (BP3AKB) menggelar kegiatan pengembangan Kecamatan Gerakan Sayang Ibu (GSI).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, di Aula Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Selasa, 10 Juni 2014.

Pemko Tanjungpinang Kembangkan Kecamatan Gerakan Sayang Ibu
Pemko Tanjungpinang Kembangkan Kecamatan Gerakan Sayang Ibu (gbr illustrasi: pkmtanjungpalasutara.blogspot.com)

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Ahmad Yani, dalam laporannya mengatakan program GSI bertujuan untuk membentuk Kecamatan/Kelurahan Sayang Ibu.

Kemudian meningkatkan komitmen dalam bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan ibu hamil, melahirkan dan nifas serta kesehatan bayi maupun balita. Meningkatkan sinergitas dan kerjasama antar lintas sektor dan masyarakat dalam menjalankan fungsi Kecamatan/Kelurahan Sayang Ibu, serta menjalankan fungsi pencatatan dan pelaporan oleh Satgas GSI.

Sasaran kegiatan tersebut adalah warga masyarakat di kecamatan/kelurahan masing-masing. Kegiatan itu akan dilaksanakan selama satu hari, dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang, dengan mendatangkan narasumber berasal dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang serta BPPPAKB Kota Tanjungpinang.

Sementara Wakil Walikota, H. Syahrul,S.Pd dalam arahannya mengatakan, program GSI telah berjalan dengan maksimal, melalui wadah Kelurahan Siaga dan program kesehatan ibu dan anak yang telah dikembangkan oleh Dinas Kesehatan pada bulan Mei 2010 yang lalu.

Untuk membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat, Pemerintah Kota Tanjungpinang telah melakukan Pencanangan Kecamatan Sayang Ibu di Kecamatan Tanjungpinang Kota.

Program itu, pada tahun ini akan dikembangkan ke Kecamatan Bukit Bestari, Kecamatan Tanjungpinang Timur serta Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Karena itu, ia mengharapkan program tersebut dapat terbentuk melalui satgas supaya dapat dilaksanakan secara koordinatif dan integratif dengan berbagai sektor. Baik itu organisasi profesi, ormas, organisasi perempuan, organisasi keagamaan, LSM dan perguruan tinggi yang tergabung dalam GSI.

Syahrul meminta kepada kelompok kerja dan satgas yang telah terbentuk untuk dapat dapat mendorong masayarakat agar berperan aktif dan mengembangkan potensinya, dengan melahirkan ide-ide kreatif dalam melaksanakan GSI di tingkat Kecamatan maupun kelurahan yang ada.

Ia juga mengingatkan Kecamatan Sayang Ibu dilombakan setiap tahunnya, kemudian pemenang akan mewakili Kota Tanjungpinang di tingkat provinsi, lalu akan diberikan penghargaan pada saat peringatan Hari Ibu di Jakarta oleh Presiden  RI. (NA)

 

Sumber :Humas Pemerintah Kota Tanjungpinang