Bintan Kepri

Penyerahan Barang Rampasan BMKT Dari Kejari Tanjungpinang Ke Pemkab Bintan

Info Tanjungpinang,Bintan – Untuk memancing minat wisatawan, Pemerintah Provinsi Kepri(Kepulauan Riau) merencanakan pengadaan kapal cepat yang bisa mengakses penumpang lebih cepat, nyaman dan aman. Selain itu juga akan dibangun tol laut. Hal ini untuk memancing pihak swasta supaya berbondong bondong mau datang ke Kepri.

Penjabat Bupati Bintan, Doli Boniara menghadiri acara penyerahan barang rampasan BMKT dari Kejari Tanjungpinang,Sumber Foto ,Humas Pemkab
Penjabat Bupati Bintan, Doli Boniara menghadiri acara penyerahan barang rampasan BMKT dari Kejari Tanjungpinang,Sumber Foto ,Humas Pemkab

Terkait rencana kapal cepat dan tol laut ini diutarakan oleh kepala Bappeda Kepri Naharuddin saat menerima tamunya anggota DPRD Provinsi Riau komisi D di ruang rapat utama lantai 4 Dompak, Jumat (22/1/2016). Pertemuan ini juga berkaitan dengan pengaruh RTRW(Rencana Tatat Ruang Wilayah) Provinsi Kepri dan proses perencanaan pembangun infrastruktur kedepannya.

“Melihat begitu banyak di Kepulauan Riau ini, maka perlu dibangun tol laut. Selain itu, akan diadakan kapal cepat dengan memanfaatkan dana APBD yang berkisar sekitar Rp 28M,” ujar Naharuddin.
Berkenaan dengan kapal cepat. Naharuddin menjelaskan kapal cepat ini nantinya mampu menampung pengujung yang ingin berkunjung kepri.

“kapal cepat ini di perkirakan berkapasitas penumpang 150 org, dan kecepatan mencapai 22 – 26 knot. Atau setara dgn 60 KM per jam,”Tandasnya(Humas).
Info Tanjungpinang,Bintan – Penjabat Bupati Bintan, Doli Boniara menghadiri acara penyerahan barang rampasan BMKT dari Kejari Tanjungpinang kepada Pemerintah Kabupaten Bintan. Berdasarkan putusan pengadilan tinggi Riau nomor : 70/PID.SUS/2015/PT.PBR.
Penyerahan tersebut dilaksanakan di Museum Bahari Bintan yang terletak di Kompleks Exs. MTQ – Teluk Bakau Gunung Kijang tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Herry Ahmad Pribadi, SH,MH, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bintan, Luki Zaiman Prawira dan Beberapa Pimpinan SKPD lainnya, Kabag Humas dan Protokol, Ronny Kartika, S.STP, serta Camat dan Lurah/Kades, Kamis, (21/1/2016).
Turut hadir pula Wakil Bupati Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, H. Husairi Abdi beserta rombongan yang berkunjung ke Kabupaten Bintan.
Museum ini sendiri merupakan museum pertama yang terdapat di Kabupaten Bintan. Di tempat ini pengunjung dapat melihat replika perahu tradisional dan beberapa jenis kapal yang pernah ada pada masa terdahulu serta benda-benda kuno bernilai sejarah tinggi peninggalan Dinasti Ming.
Dalam sambutannya, Doli berharap dengan dibukanya museum tersebut dapat menambah destinasi wisata di Kabupaten Bintan dan memiliki manfaat bagi masyarakat.
“Semoga dengan telah dibukanya museum Bahari Bintan ini tentunya akan lebih banyak lagi menarik para wisatawan untuk datang berkunjung ke Kabupaten Bintan dan mengenal sejarah peradaban dan budaya Kabupaten Bintan pada masa terdahulu,” ujarnya.
Dikatakannya, kesadaran arti sejarah peradaban masyarakat terdahulu sebagai media refresentasi bagi generasi muda di masa yang akan datang untuk mempelajari dan berbagi ilmu tentang peristiwa yang menjadi bukti adanya eksistensi kebudayaan khususnya di Kabupaten Bintan.
“Manfaat museum benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, wisatawan yang berkunjung serta pelajar. Terlebih bagi mereka yang sangat mencintai peradaban bangsa,” katanya.
Sebagai koleksi di dalam museum, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang yang juga membawahi wilayah Kabupaten Bintan menyerahkan sejumlah barang muatan kapal tenggelam (BMKT) yang telah di selesai diproses secara hukum.
“Ada 3.680 barang kuno peninggalan Dinasti Ming yang masih utuh. Dan pecahan sebanyak 327,” kata Kajari Tanjungpinang,
Hal ini merupakan bentuk dukungan dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang membangun Kabupaten Bintan ke depan lebih baik dan jaya.
“Mudah-mudahan barang-barang bernilai sejarah ini bisa menjadi objek pariwisata bagi masyarakat,” imbuhnya.(Humas).