Tanjungpinang

Proyek Puskesmas batu 10 kembali dikerjakan

Info Tanjungpinang – Proyek Puskesmas batu 10 kembali dikerjakan . Saat ini proyek pembangunan tahap II tersebut sedang dalam proses akhir pelelangan. Hanya tinggal mengumumkan pemenang tender.
Hal itu sesuai dengan data Lelang Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tanjungpinang. Lelang peroyek tersebut diikuti sebanyak 57 perusahaan. Namun hanya dua perusahaan dimasukkan harga penawarannya.

Sebelumnya pada tahap pertama, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menganggarkan sekitar Rp4 miliar untuk pembangunan fisik.Proyek Puskesmas batu 10 kembali dikerjakan

Untuk tahap dua ini, pagu anggaran sebesar Rp3,1 miliar. Jadi total untuk pembangunan puskesmas tersebut hingga selesai sekitar Rp7 miliar lebih.

Untuk proyek pembangunan Puskesmas Batu 10 tahap II ini, rencananya merupakan finishing bangunan. Sehingga, setelah selesai puskesmas dengan standar ISO ini akan langsung difungsikan.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam mengatakan dana tersebut digunakan untuk menyelesaikan pembangunan seperti pemasangan plafon, mekanikal elektrik, listrik, air termasuk pagar, termasuk AC dan sebagainya.

Pelelangan baru dilakukan pada semester ke dua 2015. Karena beberapa waktu lalu, Pemko Tanjungpinang melakukan efisiensi anggaran karena mengalami defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015.

“Namun meskipun defisit, peroyek pembangunan puskesmas tersebut tidak ditunda. Hanya saja pelelangan mengalami keterlambatan. Karena proyek yang rencananya dilelang awal 2015, baru dilelang semester dua 2015 ini,” ucapnya, belum lama ini.

Ia menargetkan akhir tahun ini gedung baru puskesmas dengan tiga lantai tersebut sudah bisa digunakan. “Saya berencana, gedung itu bisa diresmikan pada 12 November, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional. Mohon doanya,” ujar Rustam.

Puskesmas tersebut nantinya akan menyediakan fasilitas rawat inap bagi pasiennya. Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga akan membuka pelayanan persalinan 24 jam.

“Saat ini Puskesmas Batu 10 untuk sementara menyewa tempat di rumah pertokoan (ruko) Bintan Center.

Sumber : humas kota Tanjungpinang.