Nasional

Rhoma Irama Mengaku Akuisisi Parpol Butuh Biaya Cukup Besar

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) Rhoma Irama mengakui bahwa mengakuisisi badan hukum partai yang lain membutuhkan biaya besar.

Namun, hal tersebut mulai tetap dikerjakan demi memperjuangkan tujuan politik.

“Jadi bahwa akuisisi memang ada dana operasional, seperti buat mengadakan munas (musyawarah nasional). Butuh dana tetapi relatif,” ujar Rhoma dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Idaman, Jakarta Timur, Minggu (9/10/2016).

Selain soal biaya, menurut Rhoma, akuisisi partai juga mempertimbangkan visi-misi partai yg mulai diakuisisi. Pemilihan partai juga disesuaikan dengan kesamaan platform dengan Partai Idaman.

Rhoma melanjutkan, akuisisi tersebut mulai dikerjakan agar Partai Idaman mampu ikut serta dalam pemilu presiden 2019.

Selain itu, langkah ini dikerjakan agar partainya bisa memakai dukungan dalam pelaksanaan pilkada serentak pada 2017 mendatang.

“Rencana kalian tetap jadi peserta pemilu 2019, dengan selalu melakukan rekrutmen anggota. Itulah yg sekarang sedang kita lakukan,” kata Rhoma.

(Baca juga: Idaman Tak Lolos Seleksi Badan Hukum, Rhoma Dekati 4 Parpol bagi Diakuisisi)

Partai Idaman gagal mendapatkan status badan hukum di Kementerian Hukum dan HAM. 

Partai yg dipimpin Rhoma Irama tersebut tak lolos dalam seleksi administrasi yg aturannya ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

(Baca: Partai Idaman Bentukan Rhoma Irama Tak Lolos Seleksi Badan Hukum)

Kompas TV Rhoma Irama Resmi Deklarasikan Partai Idaman

Sumber: http://nasional.kompas.com