Kepri Tanjungpinang

Sertifikasi Tanah Gratis untuk Warga Bukit Semprong

info Tanjungpinang – Sejak tahun 1951  sebanyak 48 KK di Bukit Semprong dihadapkan dengan status tanah yang dimiliki mereka, tidak bisa disertifikasi karena tidak mempunyai status hukum.

Namun, kali ini mereka bisa bernafas lega, sebab Pemko Tanjungpinang telah melepas tanah negara itu kepada warga dan bisa diurus sertifikatnya.Hal itu diungkapkan oleh Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, saat berdialog dengan warga masyarakat Jl. Bukit Semprong Kelurahan Tanjungpinang Barat, Selasa, 8 Juli 2014, terkait status tanah yang sudah mereka miliki sejak bertahun-tahun lamanya.

Sertifikasi Tanah Gratis untuk Warga Bukit Semprong
Sertifikasi Tanah Gratis untuk Warga Bukit Semprong

Dialog yang dilakukan di eks Gedung Wanita itu menghadirkan Kepala Badan Kebangpol Penmas Dimyath, Kepala Bagian Keagrariaan Abu Mansyur, Camat Tanjungpinang Barat Samsudi, Lurah Tanjungpinang Barat Suci Prihatini, serta beberapa pihak terkait.

Lis mengatakan, pemerintah akan membantu proses sertifikasi ini secara gratis. Namun ada beberapa hal yang ditegaskan Lis, yaitu permasalahan ahli waris.

Walikota Lis Darmasyah berdialog dengan Warga Bukit Serpong
Walikota Lis Darmasyah berdialog dengan Warga Bukit Semprong

Jika pemilik tanah memiliki ahli waris lebih dari 1 orang, maka harus dibuat surat pernyataan yang menyebutkan bahwa ahli waris yang namanya akan dicantumkan dalam sertifikat tanah tersebut telah ditunjuk secara sah oleh keluarga yang bersangkutan. Hal ini, menurut Lis, untuk menghindari munculnya sengketa lain dalam keluarga.

Lis juga mengingatkan, untuk teknis pengurusannya agar segera berkoordinasi dengan kelurahan untuk memenuhi persyaratannya.

Warga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, karena setelah berpuluh-puluh tahun tidak memiliki kepastian hukum atas tanahnya, tahun ini semua terjawab sudah.

 

Sumber :Humas Pemko Tanjungpinang