Nasional

Wiranto: Saya Tetap Ketua Umum Hanura

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menegaskan bahwa ketika ini tak ada kekosongan jabatan ketua umum karena dia tak pernah menyatakan keluar dari keanggotaan dan melepaskan jabatan tersebut.

Menurut Wiranto, setelah menjabat Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, dia sudah menunjuk pelaksana harian buat menjalankan tugas harian ketua umum.

“Saya tak pernah meninggalkan partai. Untuk sementara izinkan aku bagi fokus pada pengabdian baru yg diperintahkan presiden, dan supaya fokus aku tak aktif di sini, aku angkat Plh. Saya tetap ketua umum yg jabatannya melekat, tetapi sehari-hari aku serahkan pada Plh,” ujar Wiranto ketika peringatan Hari Sumpah Pemuda di kantor DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Jumat (28/10/2016).

Wiranto meminta segala kader partai Hanura yg hadir agar menghentikan polemik mengenai kekosongan jabatan ketua umum.

Menurutnya, polemik tersebut cuma mulai menghabiskan energi dan menghambat langkah partai buat maju.

Dia pun menekankan, setiap permasalahan yg timbul sebaiknya diselesaikan secara internal partai. Jangan sampai persoalan internal dibawa ke luar lingkungan partai.

“Jadi hentikan polemik yg menghabiskan energi kami sebagai partai yg ingin maju,” kata Wiranto.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Hanura Djafar Badjeber mendesak agar partainya langsung menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) buat memilih ketua umum baru.

(Baca: Pendiri Hanura Desak Munaslub bagi Pilih Ketum Gantikan Wiranto)

Menurut dia, Munaslub perlu digelar karena Wiranto yg sebelumnya menjabat sebagai ketua umum kini telah menjabat Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan sejak 27 Juli 2016.

Ia menilai, Chairudin Ismail yg ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Ketua Umum Partai Hanura wajib langsung menggelar Munaslub.

“Bapak Wiranto telah tak tercatat lagi sebagai Ketua Umum Partai Hanura, berarti sudah terjadi kekosongan jabatan Ketua Umum DPP Partai Hanura,” kata Djafar dalam informasi tertulisnya, Kamis (27/10/2016).

“Sehubungan dengan terjadinya kekosongan jabatan ketua umum, saudara Plh ketua umum wajib hukumnya melaksanakan Munaslub diminta atau tak diminta,” tambah dia.

Kompas TV Kantor DPW Hanura Gorontalo Dilempari Batu

Sumber: http://nasional.kompas.com