Nasional

Wiranto Wanti-wanti Polri Untuk Bersihkan Diri Dari Praktik Pungli

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyampaikan meminta Polri melakukan pembersihan internal dari praktik pungli yg dinilai masih menjadi persoalan.

Apalagi, ketika ini Polri mulai masuk dalam Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yg langsung dibentuk oleh Pemerintah, bahkan memimpin satgas itu. 

“Saya wanti-wanti bahwa Polri juga harus bersihkan pungli di tubuhnya sendiri dulu,” ujar Wiranto usai memimpin Rapat Bersama Tim Satgas Pungli di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016).

Pernyataan tersebut dia katakan ketika menanggapi pernyataan Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala yg menyampaikan bahwa praktik pungli juga terjadi di lembaga kepolisian.

Praktik pungli di kepolisian, kata Adrianus, terjadi dalam proses pembuatan surat izin mengemudi (SIM), tanda nomor kendaraan bermotor, dan tilang.

Wiranto mengatakan, upaya pemberantasan pungli harus dikerjakan secara serentak. Artinya, aparat penegak hukum juga harus melakukan pembersihan di dalam lembaganya masing-masing.

“Pemberantasan pungli harus simultan. Biasanya sesuatu orang atau organisasi yg diberikan tugas tertentu mulai melakukan bersih-bersih dahulu sambil melaksanakan tugas itu,” kata Wiranto.

Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian sebelumnya mengatakan, sejak dirinya memimpin Polri, telah ada dua oknum polisi yg ditindak karena melakukan pungutan liar.

“Sudah ada penindakan, SIM yg di Bekasi, di Tangerang, telah empat yg ditangkap,” ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Tito pun mengklaim telah lebih lalu membersihkan oknum polisi yg melakukan pungli sebelum melakukan operasi tangkap tangan di Kementerian Perhubungan pada Selasa (11/10/2016) sore.

“Jangan sampai kami dianggap menangani instansi lain, tetapi kalian enggak ditindak. Tolong ekspos bahwa telah ada penindakan duluan oleh kepolisian,” kata Tito.

Tito mengatakan, program bersih-bersih pungli di internal Polri fokus pada pengurusan SIM dan pelayanan Samsat.

Ia juga sudah memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri bagi menindaklanjuti apakah cuma pelanggaran etik atau dapat dikenakan pidana.

(Baca juga: Kabareskrim Ancam Tak Ada Ampunan bagi Polisi Pungli, Langsung Pidana)

Kompas TV Kapolri: OTT di Kemenhub Soal Pungli Perizinan Kapal

Sumber: http://nasional.kompas.com